Katanya Ahok Siap Mati Untuk Jakarta, Eh Jakarta Banjir, Ditinggal Mudik


Jakarta Baru, yang dulu diagung-agungkan oleh pasangan Jokowi - Ahok, kini ternyata masih memiliki problematika yang sama, banjir dan macet. Bahkan, beberapa warga mencatat, banjir dan macet lebih parah pada periode pemerintahan Jokowi - Ahok dan kini, Ahok - Djarot.

Ada yang menarik dari pernyataan Gubernur Jakarta Basuki T. Purnama, Selasa, 2 Desember 2014 lalu. Pernyataan Ahok  di depan seorang perempuan bernama Fransisca ini semestinya melegakan bagi seluruh warga Jakarta.

Ahok, dengan gagah mengatakan bahwa ia siap mati untuk warga Jakarta.

"Saya siap pasang badan. Saya siap mati demi membela kepentingan masyarakat Jakarta. Jika ada yang macam-macam saya yang hadapi," katanya di Balai Kota Jakarta, Selasa, 2 Desember 2014. (http://www.antaranews.com/berita/467177/ahok-siap-pasang-badan-untuk-masyarakat-jakarta)

Namun yang terjadi kini, saat banjir besar melanda Jakarta, Ahok masih berada di kampungnya, di Belitung untuk merayakan Natal. Absennya Ahok secara fisik dan tak adanya pernyataan resmi dari pemprov DKI Jakarta mengenai banjir ini sempat memicu kritik dari seorang pengamat perkotaan sekaligus arsitek, Marco Kusumawijaya.

Ketidakhadiran Ahok saat Jakarta ditimpa bencana, juga membuat seorang netizen, @luviku menuliskan keprihatinannya. 

"Katanya Ahok siap matik untuk Jakarta e Jakarta banjir ditinggal mudik".

Keprihatinan @luviku tentu juga menjadi keprihatinan semua pihak, bukan hanya warga Jakarta. Absennya seorang pemimpin ketika warganya tertimpa musibah, menjadi sebuah catatan pedih bagi warga Jakarta.

kondisi terkini Jakarta 27/12/14 - Foto : Twitter  
Dari Jakarta, dilaporkan, sebanyak 140 warga  Kampung Pulo sudah mengungsi ke dua lokasi. Sebagian di Kantor Sudin Kesehatan Jakarta Timur sebanyak 117 warga dan di Rumah Sakit Hermina Jatinegara, sebanyak 23 warga. Banjir, di beberapa terutama di Jakarta Barat,  masih belum surut dan menimbulkan kemacetan panjang.  (fs)



0 Response to "Katanya Ahok Siap Mati Untuk Jakarta, Eh Jakarta Banjir, Ditinggal Mudik"

Post a Comment