Dinasehati Jaya Suprana via "Surat Terbuka", Ahok: Otak Jaya Suprana, Otak Warga Kelas Dua!



Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak pernah merasa sebagai kaum minoritas di Indonesia.

Pernyataan ini Ahok sampaikan untuk menanggapi pernyataan  Ketua Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana. Bahkan, Ahok mencibir sikap Jaya Suprana.

"Ini hak saya ngomong apapun. Yang salah ya pribadi saya. Kalau mau nyalaih ya salahin keluarga yang didik saya," ujarnya di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (30/3), dilansir Kantor Berita RMOL.

Ahok juga menuding, sikap Jaya Suprana yang menunjukkan dirinya sebagai warga negara kelas dua. "Otak beliau itu masih otak yang merasa dia warga negara kelas dua," katanya.

Ia juga menanyakan, alasan mengapa Jaya Suprana harus mengirimkan surat terbuka melalui surat kabar. Ia menuding Jaya sengaja ingin memprovokasi orang lain.

"Itu strategi memprovoskasi nakut-nakutin orang supaya orang turunan marah-marahin saya," tukasnya.

Sebelumnya, Jaya Suprana mengirimkan "Surat Terbuka" kepada Ahok melalui salah satu koran nasional pada Rabu (25/3). Dia memprotes ucapan kasar Basuki yang kerap memicu kemarahan kelompok tertentu. Dalam suratnya, Jaya Suprana juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pola komunikasi Basuki itu akan memicu kerusuhan tahun 1998 lalu. (Baca: Surat Terbuka Jaya Suprana Kepada Ahok)

0 Response to "Dinasehati Jaya Suprana via "Surat Terbuka", Ahok: Otak Jaya Suprana, Otak Warga Kelas Dua! "

Post a Comment