Publik Semakin Yakin Jokowi Tak Punya Agenda Pemberantasan Korupsi


Setelah Jokowi menunjuk KomJen Budi Gunawan menjadi Kapolri, tingkat kepercayaan publik kepada Jokowi merosot drastis, bahkan sebelum pemerintahan ini genap berusia 100 hari.

Setidaknya hal itu yang bisa ditangkap dari ekspresi kekecewaan para aktivis anti korupsi dan netizen yang selama ini aktif memantau kinerja Jokowi.

"Kedudukan polisi paling tinggi di penegakan hukum yang tidak boleh tersangkut kasus hukum,"  ujar Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Juntho.

Emerson juga menegaskan ICW tidak merekomendasikan Kepala Lembaga Pendidikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan (BG) menjadi calon Kepala Kepolisian RI. Menurutnya, bila BG terpilih, masyarakat akan sulit mempercayai citra kepolisian.

"Mimpi buruk bagi penegakan hukum," katanya seperti dilansir Tempo, Senin, 5 Januari 2015.

Sebelumnya, pada Juni 2010, majalah Tempo menulis laporan mengenai rekening gendut polisi. Dalam laporan itu, disebut per tanggal 19 Agustus 2008 kekayaan Budi Gunawan mencapai Rp 4,6 miliar. Budi juga dituduh melakukan transaksi dalam jumlah besar, tak sesuai dengan profilnya. Bersama anaknya, Budi disebut telah membuka rekening dan masing-masing menyetor Rp 29 miliar dan Rp 25 miliar.

Dengan kondisi seperti ini, wajar bila kepercayaan pubik kepada Jokowi hancur. Pemerintah Jokowi terus mengabaikan tokoh-tokoh bersih yang direkomendasikan oleh aktivis anti korupsi. Setelah memilih Jaksa dari kader partai Nasdem yang diduga akan menutup kasus-kasus korupsi yang melibatkan petinggi partainya, kini Jokowi memilih seorang polisi yang pernah terindikasi melakukan tindak korupsi sebagai Kapolri.

Publik pun semakin yakin, Jokowi tak memiliki agenda pemberantasan korupsi seperti yang dijanjikannya saat kampanye dulu.

Berikut beberapa kekecewaan netizen pada ruang media sosial twitter mengenai keputusan Jokowi untuk mengangkat Budi Gunawan sebagai Kapolri.

 @BiLLYKOMPAS: "Makin yakin Jokowi gak punya agenda pemberantasan korupsi yang jelas...apalagi setelah dia milih Budi Gunawan jadi calon Kapolri"

@immeliciouss: "sblmnya Jaksa Agung, skrg Kapolri. tuh kan komitmen pemberantasan korupsi-nya kagak jelas"

@rahung: "Jokowi mulai jadi pemulung sampah. Mending sampah organik. Ini sampah beracun. Hati-hati sekarat bro!"

 @lyndaibrahim: "@BiLLYKOMPAS @wahyususilo @PDI_Perjuangan Apakabar yg jualan Jkw punya komitmen pemberantasan korupsi?"

"Terkait pemilihan Budi Gunawan, hari ini, Sabtu 10 Januari 2015, masyarakat sipil anti korupsi hadir di KPK untuk meminta penjelasan sikap KPK terkait pemilihan seorang yang terindikasi korupsi menjadi Kapolri" tulis @BiLLYKOMPAS lagi. (fs)


0 Response to "Publik Semakin Yakin Jokowi Tak Punya Agenda Pemberantasan Korupsi"

Post a Comment